Posts

Wanita dan Dakwah

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Bazz Rahimahullah(Majmu’ Fatawa wa Maqaalat, 7/323-326) Wanita sama seperti pria dalam kewajiban berdakwah kepada Allah dan beramar ma’ruf nahyi mungkar. Dalil-dalil dari Al-qur’an dan Sunnah mencakup semuanya, kecuali yang dikecualikan oleh dalil. Ucapan para ulama juga jelas dalam hal itu. Diantara dalil dari Al-qur’an tentang hal itu (yang artinya): “Kaum mukminin dan mukminat, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian lainnya. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.” (At-Taubah : 71) “Kalian adalah sebaik-baik ummat yang dilahirkan bagi manusia. Kalian menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar serta kalian beriman kepada Allah.” (Ali Imron : 110) Hendaknya wanita itu berdakwah kepada Allah dengan adab-adab yang sesuai dengan syari’at yang juga dituntut dari para pria. Wanita itu juga harus sabar dan mengharap pahala dari Allah (yang artinya): “Bersabarlah kalian, sesungguhnya Allah bersama orang-or...

Surah al fatihah

Al quran surah al fatihah pada kali ini diambil dari : Hadish Qudsi, K.H.M. Ali Usman-H.A.A. Dahlan, DR H.M.D. Dahlan., hal 325 - 330 Selamat membaca dan mudah-mudahan bermanfaat Surah Al-Fatihah Dengan menyebut nama allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Yang Menguasai hari pembalasan Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan Tunjukilah kepada kami jalan yang lurus (Yaitu) jalan orang-orang yang telah telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat Allah swt. Berfirman dalam hadits qudsi :" Wahai bani Adam! Aku telah menurunkan kepadamu tujuh ayat : tiga diantaranya untuk-Ku, tiga lagi untukmu. Sedang yang satu untuk kita bersama. Adapun yang tiga untuk-Ku ialah : Alhamdulillah Rabbil alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam), Ar Rahmanirrahim (Maha Pemura...

Kelebihan Surah-surah Al Quran

Terdapat banyak hadith yang menceritakan kelebihan surah-surah tertentu. Semua hadith berikut telah diyakini bukan tergolong dalam hadtih dho'if jauh sekali hadith maudhu' : SURAH AL-FATIHAH Sabda Rasulullah s.a.w.,"Sebaik-baik Al-Quran adalah ......(iaitu surah al-Fatihah (H.R. Baihaqi) SURAH AL-BAQARAH Sabda Rasulullah s.a.w.,"Bacalah surah al-Baqarah di rumahmu kerana sesungguhnya syaitan tidak akan masuk rumah yang dibaca di dalamnya surah al-Baqarah."(H.R. Al-Hakim) SURAH AL-KAHFI Sabda Rasulullah s.a.w. ,"Barangsiapa membaca surah al-Kahf pada hari Jumaat nescaya cahaya meneranginya selama di antara 2 Jumaat."(H.R. al-Baihaqi) SURAH YASIIN Sabda Rasulullah s.a.w. ,"Barangsiapa membaca surah Yasiin di permulaan hari akan dipenuhi hajat pada hari itu."(H.R. Al-Darimi) SURAH AL-DUKHAN Sabda Rasulullah s.a.w. ,"Barangsiapa membaca surah al-Dukhan di waktu malam maka meminta ampun baginya 70000 para malaikat di waktu pagi."(H.R. al...

cara berwudhu wanita ber Jilbab

Sumber: http://www.eramuslim.com/ Assalamu`alaikum wr. wb. Ustadz, saya heran melihat cara berwudhu teman-teman saya yang berjilbab. Mereka berwudhu tanpa melepaskan/membuka jilbabnya, jadi masih dalam keadaan rapat. Bahkan untuk menyeka telinga sekali pun! Padahal mereka berwudhu di tempat khusus akhwat. Ruangan khusus dan pintu tertutup rapat. Sepengetahuan saya, aurat seorang muslimah boleh dilihat oleh sesama muslimah. Jadi,apa yang mendasari mereka melakukan hal tersebut? Adakah dalil yang menyinggung hal di atas? Mohon penjelasannya, Ustadz. Terima kasih Wassalamu`alaikum wr. wb. Erin Cita Jawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Di antara salah satu rukun wudhu' adalah menyapu kepala dengan tangan yang basah dengan air. Dalilnya adalah firman Allah SWT: وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ Dan usaplah kepalamu. (QS Al-Maidah: 6) Yang dimaksud dengan mengusap adalah meraba atau menjalankan tangan ke bagian yang diusap dengan membasahi tangan sebelumnya dengan air. Sedan...

Jangan Marah Donk ..

Oleh : Abu Rara Bin Imam Orang kuat bukanlah orang yang menang dalam gulat atau pun mampu mengangkat beban yang berat, namun orang kuat adalah orang yang mampu menahan Amarahnya ( marah ). Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, Beliau bersabda "Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam gulat tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan nafsu amarahnya." ( HR. Bukhari dan Muslim) "Siapa yang dikatakan paling kuat diantara kalian ? Shahabat menjawab : yaitu diantara kami yang paling kuat gulatnya. Beliau bersabda : Bukan begitu, tetapi dia adalah yang paling kuat mengendalikan nafsunya ketika marah." (HR. Muslim ) Dan orang-orang yang mampu menahan Amarahnya, mempunyai banyak keutamaan, dan lebih baik dari pada orang yang suka marah, hal ini seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam "Barangsiapa yang mampu menahan marahnya padahal dia mampu menyalurkannya, maka Allah menyeru pada hari kiamat dari atas khal...

Kumpulan Mutiara Hadist (3)

Rasulullah Saw bersabda, "Saat seseorang paling dekatdengan Tuhannya adalah pertengahan malam terakhir.Jika kamu sanggup menjadi orang yang mengingat Allah ta'ala pada saat itu, maka lakukanlah." (HR Abu Dawuddan Tirmidzi) Dari Abu Hurairah, ujarnya, Rasulullah Saw bersabda,"Apabila kamu sekalian mendengar iqamah, maka pergilah shalat dan hendaklah kamu tenang dan tentram, jangan kamu tergesa-gesa. Jika kamu dapati (imam telah shalat), maka shalatlah (mengikutinya) ; sedang jika kamu tertinggal, maka sempurnakanlah (rakaat yangtertinggal). " (HR Bukhari dan Muslim) Dari Anas, sesungguhnya Nabi Muhammad Saw bersabda,"Luruskanlah barisan-barisan kamu dan hendaklah kamu saling merapat dan sejajarkanlah bahu-bahu kamu." (HRAbu Dawud) Rasulullah Saw bersabda, "Bersihkanlah tubuh kalian,niscaya Allah akan membersihkan kalian (dari dosa-dosakalian), karena sesungguhnya tiada seorang hamba punyang tidur pada malam hari dalam keadaan bersuci,melainkan ia s...

Wudhu Lahir dan Bathin

Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat warak dan khusyuk solatnya. Namun, dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasainya kurang khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?" Hatim berkata,"Apabila masuk waktu solat, aku berwudhuk Lahir dan batin." Isam bertanya, "Bagaimana wudhuk Lahir dan batin itu? " Hatim berkata,"Wudhuk Lahir sebagaimana biasa yaitu membasuh semua anggota wudhuk dengan air". Sementara wudhuk batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara : -* Bertaubat* Menyesali dosa yang telah dilakukan * Tidak tergila-gilakan dunia * Tidak mencari/mengharap pujian orang (riya') * Tinggalkan sifat berbangga * Tinggalkan sifat khianat dan menipu * Meninggalkan sifat dengki. "Seteru...