Posts

Kupu-Kupu Sebuah Fenomena Ramadhan

by Muslimah Perindu Syurga (RKI Muslimah) on Wednesday, August 11, 2010 at 1:13pm. Sebelas bulan telah berlalu. Melewati kita dengan berbagai episode-episode kehidupan yang sangat beranekaragam. Tentunya banyak perbuatan yang telah kita lakukan, baik perbuatan yang baik maupun perbuatan yang kurang baik. Apa yang telah kita lakukan pada 11 bulan yang lalu merupakan sebuah hasil dari pada didikan pada bulan ramadhan tahun yang lalu. Pada saat ini mentari serasa menampakan senyumannya, burung-burung berkicau diranting-ranting pohon dengan riangnya, dan udara pun bagaikan angin surga yang menembus ke pori-pori tubuh, itu semua karena kedatangan bulan yang sangat mulia dengan segala bentuk keistimewaannya; seperti, bulan yang penuh barakah, bulan terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka, bulan dimana setan-setan dibelenggu, dan bulan dimana ada satu malam yang keutamaan beramal didalamnya lebih baik daripada beramal seribu bulan di bulan lain, yakni malam Lailatul Qadr. Bulan in...

Doa Penutup Majelis Menghapus Dosa Majelis

Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan sehari-hari adalah berwujud ibadah pada Allah SWT. Karena tujuan hidup manusia di muka bumi ini tidak lain hanyalah semata mata untuk beribadah pada Allah SWT saja. Sebagaimana Allah SWT sudah memberi aba-aba dengan jelas pada manusia dalam firmanNya: " Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku". (QS. 51:56) Oleh sebab itu segala aspek kehidupan manusia adalah bersifat ibadah. Sebagian orang ada yang beranggapan bahwa ibadah itu hanyalah ibadah pokok (asas) saja, (seperti yang tertera dalam Rukun Islam maupun Rukun Iman) yang kita lakukan seperti, shalat, berpuasa dibulan Ramadan, bershadaqah, naik haji,dlsbnya. Namun ibadah sunah ataupun yang mubah termasuk juga beribadah pada Allah SWT. Nah untuk diterimanya amalan ibadah kita ada beberapa ketentuan yang kita harus perhatikan agar ibadah tersebut bernilai disisi Allah SWT dan kita mendapat pahala karenanya. Kenapa...

Doa Penutup Majelis Menghapus Dosa Majelis

Doa Penutup Majelis Menghapus Dosa Majelis http://www.eramuslim.com Salah satu ciri utama orang bertaqwa ialah semangatnya untuk memohon ampun kepada Allah. Ia sangat menyadari jika dirinya sebagaimana manusia lainnya tidak luput dari dosa dan kesalahan. Maka Muttaqin senantiasa mencari jalan untuk selalu diampuni segenap dosanya oleh Allah. Bila ia tahu ada suatu amal-perbuatan yang dapat menghapus dosanya maka dengan segera ia akan kerjakan bila ia sanggup. “Dan (Muttaqin juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS Ali Imran ayat 135) Bila manusia sedang berkumpul biasanya mereka tidak lepas dari pembicaraan satu sama lain. Setiap kali manusia berkumpul lalu terlibat dalam suatu pembicaraan maka itu merupakan sebuah majelis. Se...

FIQH CANDA DAN HUMOR

Dr. Setiawan Budi Utomo. FIQH CANDA DAN HUMOR Hidup terasa hambar dan datar tanpa humor dan canda bagaikan masakan tanpa garam. Namun hanya dalam kadar kuantitas, kualitas dan penyajian tertentu akan menjadi penyedap kehidupan. Memang bercanda kadang diperlukan untuk memecahkan kebekuan suasana sebagaimana yang dikatakan Said bin Al-’Ash kepada anaknya. “Kurang bercanda dapat membuat orang yang ramah berpaling darimu. Sahabat-sahabat pun akan menjauhimu.” Namun canda juga bisa berdampak negatif, yaitu apabila canda dilakukan melampaui batas dan keluar dari ketentuan Allah dan Rasul-Nya. Canda yang berlebihan juga dapat mematikan hati, mengurangi wibawa, dan dapat menimbulkan rasa dengki. Allah Swt. berfirman, Artinya: “Dan sesungguhnya Dia-lah yang membuat orang tertawa dan menangis” (QS An-Najm: 43). Menurut Ibnu ‘Abbas, berdasarkan ayat ini, canda dengan sesuatu yang baik adalah mubah (boleh). Rasulullah Saw. pun sesekali juga bercanda, tetapi Rasulullah Saw. tidak pernah berkata kec...

Hadiri Workshop Muslimah 5 Juni 2010-Washington D.C

Image

Makna Sunnah

Diambil dari buku-buku,summary : Dept Dakwah IMSA - Kedudukan Sunnah dalam Hukum Islam oleh Dr. Musthafa As-Siba'i (terjemah dan kata pengantar oleh Dr. Nurcholish Madjid) dan - Kedudukan Sunnah Rasulullah SAW dalam Islam oleh Syaikh Al Albani =================== Makna Sunnah Sunnah menurut bahasa: jalan baik yang terpuji maupun tercela. Rasul SAW bersabda: "Barangsiapa membuat sunnah yang terpuji maka baginya pahala sunnah itu dan pahala orang lain yang mengamalkannya, dan barangsiapa menciptakan sunnah yang buruk maka padanya dosa sunnah buruk itu dan dosa orang yang mengamalkannya sampai hari kiamat." (Hadith riwayat Bukhari & Muslim) Sunnah menurut istilah ahli hadith: Segala sesuatu yang didapatkan dari Nabi SAW baik perkataan, perbuatan, persetujuan, sifat fisik atau budi, biografi, baik sebelum ataupun sesudah kenabian. Pengertian ini sama dengan pengertian hadith. Sunnah menurut pengertian dan istilah ahli usul: Segala sesuatu yang didapatkan dari Nabi SAW bai...

HADIRI WORKSHOP MUSLIMAH 2010

IMAAM Women’s Affairs –Dharma WanitaKBRI –IMSA Sister akan menyelenggarakan WORKSHOP MUSLIMAH dengan tema: "MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI MUSLIMAH SEJATI DAN TANGGUH" Bersama Ustadzah Wirianingsih Sabtu, 5 Juni 2010 9:00 AM –4:15 PM Kedutaan Besar Republik Indonesia 2020 Massachussetts Ave. NW Washington, DC 20036 Tiket/Undangan: $15/orang termasuk makan siang dan 2 kali coffee break, acara Pentas Muslimah, Permainan Berhadiah dan Doorprize dari Sponsor TEMPAT TERBATAS UNTUK ITU DAPATKAN TIKET/UNDANGAN SEGERA! panitia_workshop_2010@googlegroups.com