“Dan siapakah yang lebih baik ucapannya daripada orang yang berdakwah kepada Allah dan beramal sholih dan dia mengatakan: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (Islam).” (At-Taghabun:16)
Pertanyaan: Pak ustadz apakah Wajib hukumnya bagi setiap wanita muslim mengenakan Jilbab ? karena ada sebagian orang yg berpendapat bahwa itu hanya budaya Arab saja dan ada juga yg berpendapat hukum itu hanya berlaku pada masa Rasulullah saja seperti poligami, yang untuk kondisi saat ini Jilbab itu tidak diharuskan lagi. Atas jawabannya terima kasih Wassalammu'alaikum wr wb Jawaban: A. Rasulullah saw. bersabda yang artinya, " Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak-lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian." (HR Muslim). Aurat wanita yang tidak boleh terlihat di hadapan laki-laki lain (selain suami dan mahramnya) adalah seluruh anggota badannya...
9 bulan seorang ibu mengandung, tentunya merupakan anugrah yang paling indah, tetapi juga sebuah pengorbanan. Membayangkan banyak sekali yang dialami seorang ibu pada saat mengandung. Mulai dari badan yang mudah letih, mual setiap pagi hari, beban berat harus membawa calon bayi dalam perutnya, kaki menjadi bengkak, punggung sakit, tidur pun sulit. Masya Allah, belum lagi emosi yang bergejolak, khawatir akan terjadi sesuatu pada calon bayi, berdoa siang malam memohon kepada Allah diberikan bayi yang lahir sehat dan sempurna. Terkadang ibu berdoa lebih banyak untuk sang calon bayi daripada untuk dirinya sendiri. Dengan rasa seperti itu, seorang ibu tidak pernah mengeluh, dia tetap menjaga kehamilannya dengan sebaik-baiknya menanti buah hatinya lahir sehat ke dunia. Terbayang betapa beratnya perjuangan yang harus dialami seorang ibu yang tengah mengandung dan juga memiliki 3 anak yang masih kecil-kecil, dan disaat yang sama Allah memberikan cobaan dengan sakitnya san...
Dalam kitabnya Ihyâ `Ulûmuddîn, Al-Ghazali berbicara tentang tanda- tanda penyakit hati dan kiat-kiat untuk mengetahui penyakit hati tersebut. Ia menyebutkan sebuah doa yang isinya meminta agar kita diselamatkan dari berbagai jenis penyakit hati: “Ya Allah aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak kenyang, mata yang tidak menangis, dan doa yang tidak diangkat.” Doa yang berasal dari hadis Nabi saw ini, menunjukkan tanda-tanda orang yang mempunyai penyakit hati. Merujuk pada doa di atas, kita bisa menyimpulkan ciri-ciri orang yang berpenyakit hati sebagai berikut: Pertama , memiliki ilmu yang tidak bermanfaat. Ilmunya tidak berguna baginya dan tidak menjadikannya lebih dekat kepada Allah swt. Al-Quran menyebutkan orang yang betul- betul takut kepada Allah itu sebagai orang-orang memiliki ilmu: Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba- Nya ialah orang yang berilmu. Jika ada orang yang berilmu tapi tidak takut kepa...
Comments
Post a Comment