Friday, June 26, 2009

Keutamaan puasa bulan Rajab

Bulan Rajab adalah bulannya Allah. Mari kita simak ada apa di balik bulan Rajab itu .Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, "Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulah Allah, maka :

1). Barang siapa yang berpuasa satu hari dalam bulan ini dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari Allah SWT.

2). Barang siapa berpuasa pada tanggal 27 Rajab/Isra' Mi'raj akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa.

3). Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT

4). Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tanggal 1, 2 dan 3 Rajab maka Allah akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat.

5). Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, insya Allah permintaannya akan dikabulkan.

6). Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka jahanam.

7). Barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu surga.

8). Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan semua kejahatannya dengan kebaikan.

9). Barang siapa yang menambah hari-hari puasanya dalam bulan Rajab, Allah akan menambahkan pahalanya.

Sabda Rasulullah SAW :"Pada malam Mi'raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril A.S : "Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?" Maka berkata Jibril A.S. : "Ya Muhammad, sungai ini adalah untuk orang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini".

Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita : Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada Allah SWT.
Lalu saya bertanya kepada beliau : "Ya Rasulullah mengapakan Engkau menangis?" Lalu beliau bersabda : "Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada Allah, lalu Allah meringankan siksa atas mereka."

Sabda beliau lagi : "Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur." Tsauban bertanya : "Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?"

Sabda beliau : "Wahai Tsauban, demi Allah, Dzat yang telah mengutusku sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena Allah, kecuali Allah mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun."

Sabda beliau lagi : "Sesungguhnya Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan umatku." "Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,
Sya'ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka."

(From E-mail)

Thursday, June 18, 2009

Ucapan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’

Hadits Diriwayatkan oleh A'mran bin Hussaini

Assalamu'alaikum: 10 Pahala
Assalamu'alaikum warahmatullahi: 20 Pahala
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh: 30 Pahala.

Diriwayatkan oleh A'mran bin Hussaini: "Seorang lelaki datang kepada Nabi s.a.w. dan berkata, ‘Assalamualaikum’ . Maka Rasulullah (s.a.w.) menjawab salam kemudian dia duduk. Maka Rasulullah berkata 'sepuluh pahala'. Kemudian datang yang lain memberi salam dengan berkata ‘Assalamualaikum warahmatullah’ , lalu Rasulullah jawab salam tadi, dan berkata 'dua puluh pahala'. Kemudian datang yang ketiga terus berkata ‘Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’. Rasulullah pun menjawab salam tadi dan terus duduk, maka Rasulullah berkata 'tiga puluh pahala'. (Hadist Riwayat Abu Daud & Tirmizi)

Narrated Imran ibn Husayn: A man came to the Prophet (peace_be_upon_ him) and said: Peace be upon you! He responded to his salutation. He then sat down. The Prophet (peace_be_upon_ him) said: Ten. Another man came and said: Peace and Allah's mercy be upon you! He responded to his salutation when he sat down. He said: Twenty. Another man came and said: Peace and Allah's mercy and blessings be upon you! He responded to him and said when he sat down: and blessings be upon you! He responded to him and said when he sat down: thirty. (HR Abu Dawud Book #41, Hadith #5176)

Urgensi Tadzkiyatun Nafs

Pengajian Imuslimah – Sabtu, 6 Juni 2009

Tempat : Kediaman Ibu Maya Utomo
Pembicara : Ibu Nila Permana Sari
Moderator Ibu Mayanti Farah
Pembaca Tilawah Al Qur'an : Ibu Nani Afdal
Notulensi: Dwiroza

Topik: Urgensi Tadzkiyatun Nafs
(Pentingnya Pensucian Jiwa)

DEFINISI

Secara bahasa, Tadzkiyatun Nafs berarti membersihkan / mensucikan.

Sedangkan secara istilah Tadzkiyatun Nafs berarti mensucikan hati dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat terpuji.

Hati yang bersih dan suci akan mempengaruhi jasad manusia. Jika hati itu baik maka akan baiklah seluruhnya dan sebaliknya jika hati yang buruk maka buruklah semuanya.

Pada saat kita membersihkan hati maka harus diiringi dengan melakukan sifat-sifat yang terpuji secara bersamaan. Sehingga proses Tadzkiyatun Nafs dapat berjalan dengan sempurna.

Kesehatan hati lebih utama daripada kesehatan jasad. Mengapa kesehatan hati lebih utama, karena dengan kesehatan jasad hanya kebahagiaan didunia yang didapat sedangkan jika seorang manusia mempunyai hati yang sehat maka kebahagiaan didunia dan diakherat yang kelak akan didapatkannya.

TUJUAN

Menumbuhkan akhlak yang baik kepada Allah SWT dan kepada sesama manusia.


BEBERAPA HAL PENTINGNYA ( URGENSINYA ) TADZKIYATUN NAFS

1. Warisan para Rasul.

Merupakan warisan dari para Nabi dan Rasul. Seperti doanya nabi Ibrahim sebagai berikut :

“ Wahai Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka al Kitab dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Al-Baqarah : 129)

Dan jawaban dari Allah SWT atas doa nabi Ibrahim diatas, terdapat didalam Al Qur'an :


Al-Baqarah : 151
Al-Jumu’ah : 2
Ali Imran : 164

Dan cara-cara Tadzkiyatun Nafs yang dibawa oleh para Rasul ini adalah melalui:

Tadzkiir : Mengingatkan dengan membacakan ayat-ayat Allah, baik ayat-ayat qauniyah maupun ayat-ayat qauliyah
Ta’liim : Mengajarkan Kitab dan Sunnah.
Tazkiyyah : Membersihkan hati dan memperbaiki tingkah-laku.

Seperti cara-cara yang dilakukan oleh Rasullullah dalam menghadapi kaum jahiliyah pada saat itu didalam berdakwah adalah dengan Halaqah .

2. Ciri khas orang beriman.

Allah SWT berfirman:

“… dan sungguh akan kami selamatkan orang yang paling bertaqwa dari neraka, yaitu orang yang memberikan hartanya karena ingin mensucikan dirinya.” (QS. Al-Lail : 17-18).

Selama seseorang masih hidup maka proses Tadzkiyatun Nafs akan terus menerus berjalan.

Sehingga tidak salah jika seseorang yang beriman selalu menjaga kebersihan hatinya. Seperti salah satu hadist mengatakan “ Kebersihan adalah sebagian dari Iman “.

3. Merupakan barometer kebahagiaan atau kesengsaraan.

Allah SWT berfirman:
“…sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syam : 9-10).

Hati yang bersih akan berpengaruh dihari akhir nanti. Dimana akhlak yang baik bisa memperberat timbangan seseorang dihari akhir nanti.

4. Pengobat penyakit hati.

Dengan Tadzkiyatun Nafs akan menjadi obat bagi jiwa manusia.

Ketika sesesorang melakukan dosa maka akan timbul satu titik hitam dihatinya. Sehingga tanpa disadari dari satu titik hitam lama kelamaan akan semakin menumpuk seperti cermin yang penuh dengan debu-debu.

Begitu juga dengan hati, sesering mungkin kita berIstighfar / Taubat maka akan semakin bersih hati kita. Karena manusia sering melakukan kekhilafan yang tanpa disadari dosa-dosanya telah menumpuk.

Efek dari penyakit hati amat sangat besar dibandingkan sakit fisik/jasad. Karena jika seseorang mempunyai hati yang sakit bisa berpengaruh terhadap lingkungan disekitarnya yaitu keluarga dan masyarakat disekitarnya. Misalnya Iri dengki.

SARANA TAZKIYATUN NAFS

Beberapa sarana Tadzkiyatun Nafs yang bisa dilakukan adalah dengan cara :
1. Shalat

Mengerjakan sholat wajib dan memperbanyak sholat sunnah

2. Puasa

Dengan berpuasa dapat mengendalikan nafsu manusia.

3. Zakat dan Infaq

4. Haji

5. Tilawah Qur’an

6. Dzikir

7. Mengingat kematian

8. Muhasabah

Hendaknya setiap orang memikirkan apa yang telah diperbuatnya hari ini dan memperbaikinya untuk hari esok. Dimana perintah untuk bermuhasabah terdapat didalam Al Qur'an ( Al Hasyr : 18 ).