Posts

Showing posts from February, 2020

Jodohku-Dibalik Perjuangan Seorang Ibu "Titi Marsutji Binti Iskak" (Part 3)

Image
Jodohku Untuk masalah ini ibu tidak pernah mengaturku, aku bebas berteman dengan siapa saja. Tetapi namanya ibu, pasti banyak larangannya, tidak boleh keluar malam, tidak boleh pergi berduaan aja. Nonton bioskop pun tidak boleh, kata ibu “wis ra sah nonton-nonton bioskop, ojo peteng2an (jangan gelap-gelapan)....Duh emaak…. Pada waktu aku SMA ada seleksi jalur PBUD untuk UGM, aku iseng aja daftar karena kata wali sekolah ku, aku memenuhi syarat. Eh iseng-iseng daftar, aku keterima di UGM tanpa test, sempat aku menolak gak mau ambil, karena aku cuma coba-coba aja tidak mau kuliah di Jogja.  Ibu memberi aku semangat terus sambil ibu tanya “kenapa sih gak mau ke UGM”.  Aku bilang “Buuu, Jogja gak keren aah, kayak sekolah di desa, cowoknya juga gak keren, ngomongnya jawa medok medok, mau dapat cowok orang Jogja”.  Ibu langsung bilang “Kamu itu mau sekolah apa cari cowok sih!, awas lho hati-hati kalo ngomong, nanti di aminkan malaikat dapat cowok Jogja yang medok”.  Sambil

Masa Kecilku-di balik Perjuangan Seorang ibu "Titi Marsutji Binti Iskak" (Part 2)

Image
Masa Kecil ku Teringat waktu kecil kusering bermain di kaki ibu, (dikolong meja jahitan). Membuat boneka dengan kain-kain gombalan ibu. Bermain rumah-rumahan mobil-mobilan di kolong mesin jahit. Seingat aku, aku tidak punya banyak mainan saat itu.  Jarak umur yang cukup jauh dengan kakak-kakak aku, 10 tahun, 12 tahun dan 13 tahun, membuat aku lebih sering bermain sendiri. Tidak ada I-pad, I-phone, yang ada  I-main sendiri aja di luar. Masih ingat waktu kecil setiap kali hujan, aku tanya ke ibu...."Buuuu boleh main hujan gaaak??" Sambil menjahit ibu tanya " Hujannya gede apa gerimis?...kalo gede boleh. Karena menurut ibu, kalo hujannya cuma rintik-rintik bisa bikin masuk angin, kalo hujannya gede, gak. Padahal kalo gede yang ada bukan masuk angin tapi kesamber petir yaak... Tapi begitulah dengan kegembiraanku, loncat-loncat main hujan pakai kaos singlet....sambil nyanyi...uyuuk...uyuuuk hujan gede anak kambing mau mandiiii...mbeeeek.... Belum lagi hobi aku y

Perjuangan seorang ibu "Titi Marsutji Binti Iskak" (Part 1)

Image
    9 bulan seorang ibu mengandung, tentunya merupakan anugrah yang paling indah, tetapi juga sebuah pengorbanan. Membayangkan banyak sekali yang dialami seorang ibu pada saat mengandung. Mulai dari badan yang mudah letih, mual setiap pagi hari, beban berat harus membawa calon bayi dalam perutnya, kaki menjadi bengkak, punggung sakit, tidur pun sulit. Masya Allah, belum lagi emosi yang bergejolak, khawatir akan terjadi sesuatu pada calon bayi,  berdoa siang malam memohon kepada Allah diberikan bayi yang lahir sehat dan sempurna. Terkadang ibu berdoa lebih banyak untuk sang calon bayi daripada untuk dirinya sendiri. Dengan rasa seperti itu, seorang ibu tidak pernah mengeluh, dia tetap menjaga kehamilannya dengan sebaik-baiknya menanti buah hatinya lahir sehat ke dunia. Terbayang betapa beratnya perjuangan yang harus dialami seorang ibu yang tengah mengandung dan juga memiliki 3 anak yang masih kecil-kecil, dan disaat yang sama Allah memberikan cobaan dengan sakitnya sang Suami, Leuke