Saturday, October 17, 2009

Tips Sukses Ibadah Pasca Ramadhan

Tips Sukses Ibadah Pasca Ramadhan

Agar kita tidak putus semangat, ada beberapa akhlak atau semangat ramadhan yang harus tetap dipertahankan pasca ramadhan yaitu sbb :

1. Menjaga kejujuran( Al Shidqu)
Selama bulan Ramadhan, kita dilatih dan digembleng untuk jujur terhadap diri kita. Jujur dalam beribadah, dalam shaum kita, dalam shalat kita, dalam segala aktivitas dan amalan-amalan kita. Padahal syaithan telah dibelenggu oleh Allah, pintu-pintu godaan seakan ditutup. Kita hanya berhadapan dengan diri kita sendiri. Jujur dalam beribadah. Itulah akhlak ibadah kita yang sesungguhnya. Apalagi shaum, merupakan suatu amalan yang hanya Allah yang tahu, sementara orang-orang di sekitar kita tak tahu sebaik dan sejauh mana kita menjalankannya.
Sifat jujur ini harus terus kita jaga dan pertahankan di bulan-bulan berikutnya. Jujur dalam beribadah terhadap diri kita, dengan terus mengharap ridho Allah. InsyaAllah.
Bila kita bisa menjaganya, insyaAllah walau sesulit dan sekuat apapun godaan dari luar ataupun dari syaithan, insyaAllah kita akan dapat melewatinya, dan terus menjaga `suasana` ramadhan di bulan-bulan berikutnya.

2. Menjaga semangat membersihkan diri (Al Tathahhur)
Ramadhan memang bulan suci, dan bagi yang menjalankannya dengan baik akan membersihkan dirinya dari segala noda dan dosa. Jangan sampai apa yg sudah kita bersihkan selama bulan suci kemarin, kita kotori lagi.
Ibarat sudah bersusah payah mencuci dan membersihkan pakaian, jangan kita kotori lagi dengan noda-noda.

3. Selalu bersikap positif (AL Ijabiyah)
Sikap positif ini menuntun kita untuk selektif dalam memilih lingkungan, dalam mengambil langkah, kegiatan, mata pencaharian, apapun yg kita lakukan. Hal ini akan menuntun kita untuk meninggalkan hal yang sia-sia, ataupun perkataan yang tidak pantas.

4. Semangat bersungguh-sungguh (Al Mujahadah)
Di bulan ramadhan, kita sanggup dan mampu, menahan lapar, mena han kantuk, `membanting tulang` dalam memacu amal ibadah dan aktivitas taqarrub(mendekatkan diri) kita kepada Allah
Para shalafus-sholeh, pendahulu kitapun banyak mencatat kegemilangan di bulan Ramadhan. Seperti kemenangan di perang badar, pembebasan kota mekkah, bahkan kemerdekaan Indonesia.

5. Mempertahankan surplus spiritual (Al faidhu wal insyirah)
Seperti menjaga sikap lapang dada, akan menguatkan jiwa/ruhiyah kita untuk selalu positif thinking.
Itu adalah semangat-semangat yang harus terus kita pertahankan pasca ramadhan, agar terus istiqomah dlm beribadah….Akhwatfillah rahimakumullahu…
Mari sama-sama kita hidupkan bulan-bulan berikutnya, meramadhankan bulan-bulan berikutnya dengan semangat-semangat ini.

Ramadhan boleh saja berlalu, tapi bukankah shalat kita akan tetap ditanya oleh Allah sebagai amalan yang pertama kali ditanya. Shalat lail masih dapat kita lakukan, shaum sunnah masih dapat kita lakukan, zikir, zakat dan shadaqah kita semuanya tetap akan diganjar dengan pahala yang setimpal oleh Allah SWT.

Boleh jadi amal shalih kita pasca Ramadhan secara kuantitas menurun. Tapi,yang penting kontinyu dan inilah yang terbaik. Sebagaimana sabda Nabi saw: "Amal=2 0(perbuatan) yang paling dicintai oleh Allah adalah yang dilakukan secara kontinyu meskipun sedikit," (Muttafaq ‘Alaih).

Rasulullah SAW bersabda :
"Sesungguhnya telah datang padamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah memerintahkan berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu, dibukakan segala pintu Surga, dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu syetan-syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yang tidak diberikankebajikan malam itu, berarti telah diharamkan baginya segala rupakebajikan." (HR. An Nasai dan Al Baihaqi)
Insya Allah…mudah-mudahan kita semua selalu dapat menjaga semangat ramadhaan di bulan-bulan berikutnya…amiin

Diambil dari berbagai sumber.

Wassalam
Dept Dakwah Imsa-sister

No comments:

Post a Comment