Saturday, July 23, 2005

Pertumbuhan Anak & Gagal Tumbuh

Pertumbuhan seorang anak bukan hanya sekedar gambaran pertumbuhanantropometri (berat badan, tinggi badan, atau ukuran tubuh lainnya) dari waktu ke waktu, tetapi lebih dari itu memberi gambaran tentang keadaan keseimbangan antara asupan (intake) dan kebutuhan zat gizi seoranganak untuk berbagai proses biologis, termasuk untuk tumbuh.

Keadaan keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi ini disebut status gizi.Status gizi seimbang tidak hanya penting bagi pertumbuhan yang normal, tetapi juga bagi proses-proses lainnya yaitu perkembangan anak,kecerdasan, pemeliharaan kesehatan, dan untuk melakukan kegiatansehari-hari.

Masalah yang penting diperhatikan berkaitan dengan pertumbuhan ini adalah apabila terjadi gagal tumbuh. Gagal tumbuh merupakan keadaan serius karena kekurangan gizi, biasanya sering ditemukan pada anak-anak usia kurang dari 3 tahun (umumnya di negara berkembang).

Masukan makanan yang tidak mencukupi dan seringnya anak menderita serangan infeksi menjadi penyebab utama gagal tumbuh ini, disamping terdapat jugapenyebab-penyebab lainnya. Gagal tumbuh dapat diketahui jika dilakukan pemantauan pertumbuhan secara rutin atau serial, dimasukkan ke dalam kurva baku, dan diinterpretasi hasilnya. Sebuah titik saja dalam kurva pertumbuhan tidak dapat memberikan informasi tentang pola pertumbuhan anak, begitu juga dengan penyimpangannya.

Perhimpunan dokter anak anada mendefinisikan pertumbuhan normal jika pertumbuhan anak (berat badan dan panjang badan) berada pada persentil yang sama. Dengan demikian penurunan arah garis pertumbuhan sudah dianggap sebagai sesuatu yang tidak normal, sekalipun anak tersebut masih meningkat berat badannya.Anak yang telah diketahui mengalami hambatan pertumbuhan harus segera dicari penyebab dan solusinya. Namun apapun penyebabnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberikan diet yang mampu memberi jaminan kecukupan bagi tumbuh kejar anak.

Wassalamu'alaikum wr.wb.
-ummu Ihsan

No comments:

Post a Comment