Monday, October 02, 2006

Kadar Normal Kolesterol

Kadar LDL diatas 100 mg/dl memang agak tinggi. Kadar normal untuk kolesterol ialah: Total kolesterol <> 40 mg/dl, LDL kolesterol < 100 mg/dl.

LDL (low density lipoprotein) merupakan kolesterol yang bersifat jahat, karena dia menyebabkan kolesterol yang semula bebas dialiran darah menjadi menempel di dinding pembuluh darah. Akibatnya pembuluh darah menjadi menyempit dan kaku. Nah proses inilah yang mendasari risiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, gangguan aliran darah ke bagian organ lain (termasuk saraf tepi) dan sebagainya.

HDL (high density lipoprotein) merupakan kolesterol yang bersifat baik, dia akan membuang kolesterol yang sudah tidak terpakai oleh tubuh termasuk yang menempel di dinding pembuluh darah ke organ ekskresi untuk selanjutnya dibuang dari tubuh.

Golongan lemak yang “menurunkan kadar LDL” dan “menaikkan kadar HDL” disebut monosaturated dan polisaturated fat . Contoh produknya: corn oil, soy bean, cottonseed oil, canola oil, olive oil, fish, peanut, almond, avocado dsb.

Golongan lemak yang “menaikkan jumlah LDL dan HDL dengan kekuatan seimbang” disebut saturated fat Contoh produknya: whole milk, butter, cheese, ice cream, red meat, coconut, coconut milk, dan coconut oil.

Golongan lemak yang “menaikkan jumlah LDL” dan “menurunkan jumlah HDL” disebut Transaturated fat. Contoh produknya: sebagian besar vegetable oil, dan fast food.

Nah jika kadar kolesterol darah kita terlalu tinggi dapat kita turunkan dengan cara:
1) melakukan aktivitas fisik secara rutin,
2) memperbanyak konsumsi makanan yang berserat,
3) menghindari konsumsi makanan yang termasuk golongan transaturated fat dan meningkatkan konsumsi makanan yang termasuk golongan mono dan poli saturated fat. Nah dengan makan makanan yang terkontrol serta peningkatan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin (maksudnya olah raga, bukan aktivitas fisik membereskan pekerjaan di rumah)

InsyaAllah kadar LDL tersebut bisa segera diturunkan. Karena kadar kolesterol (termasuk LDL) berapa yang disebut berbahaya pd seseorang sangat bervariasi, tergantung usia, etnik, genetik dsb.

Oleh Ovie W

No comments:

Post a Comment