Thursday, July 03, 2008

Seputar sholat jamaah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ustadz, saya ingin mengajukan pertanyaan seputar sholat jamaah :
1. Apabila kita berjamaah, terutama di sholat yang tidak mengeraskan suara seperti Dhuhur dan Ashar, bagaimana kalo bacaan kita belum selesai (belum selesai membaca Al Fatihah) tapi Imam sudah melakukan gerakan selanjutnya? Haruskan langsung mengikuti gerakan Imam atau memyelesaikan bacaan kita dahulu??

Sebaiknya langsung saja mengikuti gerakan Imam (ruku). Nabi SAW berkata bahwa Imam dalam shalat dijadikan untuk diikuti, kalau dia ruku maka rukulah kamu sekalian, dst.

2. Apabila kita berjamaah ternyata Imam gerakan sholatnya cepat sekali, gerakannya seperti tidak ada tumaninah, bagaimanakah baiknya untuk selanjutnya? Bolehkah kita memintanya lagi menjadi Imam???

Ikuti saja selama masih dalam sahnya solat. Misalanya dia hanya membaca zikir ruku dan sujud sekali. Setelah selesai shalat hendaknya Imam itu diperingati.

3. Bagaimana adabnya sholat berjamaah yang Imam tidak mengeraskan suara, setelah membaca Al Fatihah, bolehkah makmum membaca surat pendek yang lain, yang mungkin berbeda dengan bacaan Imam, karena kan nggak ketahuan Imammnya baca surat apa.

Boleh membaca surat apa saja.

4. Bagaimana adabnya menjadi makmum masbuk? Misalkan kita tertinggal 1 rakaat atau lebih, maka setelah salam dan melanjutkan sholat kembali, bagaimana dengan bacaannya, misalkan rakaat yang tertinggal 1 dan 2, berarti bacaan sholatnya setelah Al Fatihah dilanjutkan dengan surat pendek atau tidak? Kemudian saat tahiyat, yang dibaca tahiyat awal saja atau tahiyat akhir, karena akan salam lagi.

Kalau ketinggalannya dari rak’at ke 1 dan ke 2 sebaiknya baca surah setelah Al-Fatihah, tapi kalau ketinggalannya hanya dalam rak’at ke 3 atau ke 4 maka tidak perlu membaca Surah setelah Al-Fatihah, keculai dalam sholat subuh.

Jazakillah khoir atas waktu dan jawabannya.

wassalamu'alikum
Sumber: Email Imsis-Jawaban Ustadz M. Joban

No comments:

Post a Comment